Ini Dia 20 Orang Terkaya di Indonesia, Kali Aja Mau Daftar Jadi Menantu

Reviewku.web.id - Meskipun masih tergolong sebagai negara berkembang, banyak pengusaha sukses dari Indonesia. Berikut ini 20 Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes 2017. Tentu saja bisnis mereka levelnya banyak yang sudah bertaraf inernasional.

"Membaurlah dengan orang-orang yang berotak bisnis yang sukses karena kesuksesan mereka dapat menular ke Anda."

Kesuksesan tidaklah datang secara instan, tetapi dibutuhkan usaha keras untuk dapat meraihnya. Begitu pula dengan orang-orang yang sudah berhasil mencapai puncak kesuksesan dalam hidup mereka. Tentu saja mereka memulai semuanya dengan usaha yang maksimal.

Di Indonesia banyak pengusaha yang sukses dalam bisnisnya dan kemudian dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia. Penasaran siapa saja mereka dan bagaimana biografi singkatnya? Simak ulasan tentang orang terkaya di Indonesia tahun 2017 versi Forbes berikut ini.

20. Alexander Tedja

Jumlah Kekayaan: 1 Miliar USD = Rp13,4 Triliun (kurs USD 1 = Rp 13.400)

Alexander Tedja masuk ke dalam peringkat ke-20 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes. Ia merupakan pemilik  di bawah naungan Pakuwon Group. Badan usaha ini sudah membangun berbagai mal dan kondominium mewah di Surabaya. Tidak hanya itu, Mal Kota Kasablanka dan Gandaria City juga merupakan hasil karya dari grup ini. Raja properti asal Surabaya ini awalnya memulai usahanya di bidang perfilman melalui beberapa perusahaannya, seperti PT ISAE FILM, PT Pan Asiatic Film, dan PT Menara Mitra Cinema Corp.


19. Hary Tanoesoedibjo

Jumlah Kekayaan: 1.1 Miliar USD = Rp14,7 Triliun

Nama ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Hary Tanoesoedibjo menempati posisi ke-19 sebagai orang terkaya di Indonesia. Hary merupakan pengusaha sekaligus tokoh politik asal Indonesia. Perusahaan yang dimilikinya adalah MNC Group. Sementara dalam bidang politik, Hary merupakan Pendiri dan Ketua Umum dari Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo). Sebelumnya, ia pernah bergabung dalam Partai Hanura dan Partai Nasdem dan sempat mencalonkan sebagai wakil presiden RI pada pemilu 2014.

18. Harjo Sutanto

Jumlah kekayaan: 1.2 Miliar USD = Rp16 Triliun

Apa yang terbesit di benak Anda jika mendengar kata Wings? Ya, salah satu brand yang terkenal dengan sabun cuci piring ini merupakan perusahaan yang didirikan Harjo Sutanto bersama temannya, Ferdinand Katuari. Sebenarnya, Wings Grup bukan hanya brand sabun cuci saja, melainkan juga merk dagang dari beragam produk rumah tangga, makanan, dan pemeliharaan kesehatan diri. Produknya pun sudah dikenal baik oleh masyarakat. Awalnya Harjo Sutanto memulai bisnisnya dari awal dengan menjual produknya dari pintu ke pintu di Surabaya hingga sukses seperti sekarang ini.

17. Husain Djodjonegoro

Jumlah kekayaan: 1.2 Miliar USD = Rp16 Trlliun

Husain Djodjonegoro awalnya bekerja sebagai seorang salesman saat berusia 15 tahun. Ayahnya mendirikan usaha keluarga pada tahun 1984. Pada mulanya, bisnis tersebut menjual berbagai barang seperti anggur tradisional. Setelah dua tahun berjalan, ayahnya menggandeng Keluarga Lim untuk mendirikan NV Handel Maatschappij May Lian & Co, yang memproduksi anggur tradisional Cap Orang Tua di Semarang.

Perusahaan ini menjadi cikal bakal Grup Orang Tua dan ABC di mana kepemilikan Keluarga Husain sebesar 42%. Pada 1959, didirikan PT Everbright Battery Factory yang memproduksi baterai ABC. Husain pun menjadi direktur perusahaan PT International Chemichal Industrial Co. Ltd yang juga memproduksi baterai ABC.

16. Soegiarto Adikoesoemo

Jumlah Kekayaan: 1.2 Miliar USD = Rp16 Triliun

Sosok yang satu ini adalah konglomerat asal Kota Malang yang usahanya ada di segala bidang mulai dari batu bara, minyak, distribusi, logistik, manufaktur, dan properti. Akan tetapi, Pak Gik, sapaan akrab pengusaha ini, lebih dikenal sebagai pengusaha di bidang kimia. Perusahaan terkenal yang beliau dirikan ialah AKR Corporindo, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang kimia.

15. Djoko Susanto

Jumlah Kekayaan: 1.3 Miliar USD = Rp17,4 Triliun

Siapa yang tidak kenal dengan waralaba Alfamart? Minimarket yang satu ini sudah menjamur di berbagai pelosok Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Ternyata, sosok inilah di balik kesuksesan Alfamart. Ya, Djoko Susanto merupakan pemilik bisnis ritel tersebut. Bisnis Alfamart ini telah berjalan dengan lebih dari 5.500 toko di bawah beberapa merek, antara lain Alfamart, Alfa Midi, Alfa Express, dan Lawson. Selain itu, Djoko Susanto juga memiliki kemitraan dengan Putera Sampoerna sekaligus saham di Northstar.

14. Eddy Kusnadi Sariaatmadja

Jumlah Kekayaan: 1.4 Miliar USD = Rp18,7 Triliun

Eddy Kusnadi Sariaatmadja merupakan pemilik dari Emtek Group. Ia merupakan pemilik dari SCTV dan Indosiar, dua dari saluran televisi terbesar di Indonesia. Sebelum terjun ke dunia hiburan, Eddy memulai kariernya dalam bidang teknologi. Awalnya ia membentuk perusahaan distributor komputer Compaq di Indonesia dengan bendera PT Elang Mahkota Teknologi, cikal bakal dari Emtek Group.

Baru setelah itu ia mendirikan PT Surya Citra Media Tbk yang dikenal sebagai SCTV. Tidak berhenti di situ saja, ia pun memutuskan untuk mengakuisisi Indosiar dari Grup Salim. Selain itu, Eddy juga mengembangkan bisnis perkebunan bernama PT London Sumatra, Tbk yang menghasilkan kelapa sawit, karet, kakao, kopi, dan masih banyak lainnya.

13. Sukanto Tanoto

Jumlah Kekayaan: 1.5 Miliar USD = Rp20.1 Triliun (kurs USD 1 = Rp 13.400)

Sukanto Tanoto merupakan seorang pengusaha Indonesia yang menggerakkan bisnisnya di bidang industri pengolahan kayu. Ia merintis usahanya di bidang kehutanan berawal dari posisinya sebagai pemasok peralatan dan kebutuhan bagi perusahaan minyak negara, Pertamina.

Selain itu, bisnis lain Sukanto bergerak di bidang perbankan dengan nama Unibank dan bidang properti dengan membangun mal dengan nama Uni Plaza dan Thamrin Plaza di Sumatra Utara. Kini, ia mulai melebarkan sayap bisnisnya ke luar negeri.

12. Martua Sitorus

Jumlah Kekayaan: 1.5 Miliar USD = Rp20,1 Triliun

Martua Sitorus, atau dikenal juga dengan nama Thio Seeng Haap, merupakan seorang pengusaha sukses Indonesia keturunanan Tionghoa. Bersama dengan Kuok Khoon Hong, ia mendirikan perusahaan Wilmar International yang bergerak dalam bidang pengolahan minyak sawit mentah (CPO), perkebunan, dan produsen gula. Tak hanya itu saja, perusahaannya tersebut juga bekerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat bernama Kellogg yang menjual makanan di Cina serta mengakuisisi tambang batu bara di Australia.

11. Ciputra

Jumlah Kekayaan: 1.6 Miliar USD = Rp21,4 Triliun

Ciputra atau Ir. Ciputra merupakan seorang insinyur sekaligus pengusaha di Indonesia. I memulai kariernya sejak masih menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB). Beberapa bisnisnya yang sukses antara lain Jaya Group, Ciputra Group, dan Metropolitan Group.

Ciputra terkenal sebagai pengusaha properti sukses yang proyeknya ada di mana-mana. Selain itu, Ciputra juga dikenal masyarakat sebagai seorang filantropis. Ia memperluas bisnisnya pada sektor pendidikan, yaitu dengan mengembangkan sekolah dan universitas.

10. Peter Sondakh

Jumlah Kekayaan: 1.7 Miliar USD = Rp22,7 Triliun

Peter Sondakh melanjutkan bisnis ayahnya yang fokus memproduksi minyak kelapa dan mengekspor kayu. Pada usia 20 tahun, ayah Peter meninggal. Ia pun harus mengambil alih bisnis untuk mencari nafkah untuk keluarga, terlebih lagi ia harus membiayai ibu serta empat orang.

Saat berusia 22 tahun, ia mendirikan perusahaan bernama PT Rajawali Corporation yang melahirkan saluran televisi pertama di Indonesia, yakni RCTI. Melalui perusahaan ini, Peter Sondakh berbisnis properti sebagai perluasan dari bisnis yang sudah ditekuni ayahnya yang kemudian bermitra dengan Hyaat Hotel dan Novotel Sheraton sehingga menjadi hotel bintang lima. Tidak hanya itu, ia juga memiliki saham di perusahaan taksi Ekspres Transindo Utama.

9. Prajogo Pangestu

Jumlah Kekayaan: 1.8 Miliar USD = Rp24,1 Triliun

Pada 2017, Prajogo Pangestu berhasil menembus deretan 20 orang terkaya di Indonesia setelah beberapa tahun absen. Hal ini dikarenakan bisnisnya di perusahaan petrokimia Barito Pacific dan anak perusahaannya, Chandra Asri Petrochemical keuntungannya melonjak hingga 5 kali lipat dalam setahun terakhir. Taipan kelahiran 1944 ini mengawali bisnisnya di industri perkayuan pada akhir tahun 1970-an dengan menggunakan nama Djajanti Timber Group.

8. Mochtar Riady

Jumlah Kekayaan: 1.9 Miliar USD = Rp25,4 Triliun

Mochtar Riady yang merupakan pengusaha Indonesia terkemuka. Ia adalah seorang pendiri sekaligus presiden komisaris dari Lippo Grup. Hingga saat ini, ia dikenal masyarakat sebagai seorang praktisi perbankan yang andal. Karier suksesnya memang dimulai dari menjadi seorang bankir, cita-citanya dahulu sejak kecil. Awalnya Mochtar mendapat kesempatan untuk mengurus bank yang bermasalah hingga akhirnya maju, kemudian ia pindah ke Bank Buana lalu Bank Panin. Hingga saat ini namanya melambung menjadi salah satu konglomerat keturunan Tionghoa hingga ke mancanegara.

7. Theodore Permadi Rachmat

Jumlah Kekayaan: 1.9 Miliar USD = Rp25,4 Triliun

Theodore Permadi Rachmat atau yang lebih dikenal dengan TP Rachmat merupakan seorang pengusaha yang memimpin Grup Astra. Awalnya perusahaan ini didirikan pamannya, yakni William Soeryadjaya. Ia memulai kariernya sebagai sales Astra pada tahun 1968. Setelah lulus, ia menjadi karyawan ke-15. Akhirnya, pada 1972, TP dipercaya mengelola United Tractors yang merupakan anak perusahaan dari Astra, sampai tahun 2005.

Setelah itu ia mendirikan perusahaan sendiri bernama Triputra Group yang bergerak dalam bidang batu bara, karet olahan, manufaktur, perdagangan, agribisnis, hingga dealership motor serta logistik. Bersama saudaranya, ia juga turut andil membesarkan perusahaan tambang batu bara bernama PT Adaro Energy di Kalimantan. Pada 2017, ia sukses menembus peringkat 10 besar orang terkaya di Indonesia setelah pada tahun sebelumnya hanya masuk 20 besar.

6. Murdaya Poo

Jumlah Kekayaan: 2.1 Miliar USD = Rp28,1 Triliun

Murdaya Poo dikenal sebagai seorang pengusaha sukses di Indonesia. Central Cipta Murdaya merupakan induk seluruh perusahaan Keluarga Poo yang bergerak di bidang kelistrikan, engineering, teknologi informasi, perdagangan, infrastruktur, agribisnis, manufaktur, properti, dan kehutanan.

Sumber kekayaan Murdaya berasal dari sektor energi, industri, dan lainnya. Keunikannya dibanding dengan pengusaha lain di Indonesia ialah memiliki pasangan yang juga pengusaha sukses, yaitu Sri Hartati Tjakra Murdaya. Keduanya saling bahu-membahu dalam mencapai kesuksesan bersama. Selain sebagai pengusaha, Murdaya Poo juga seorang anggota DPR.

5. Tahir

Jumlah Kekayaan: 2.8 Miliar USD = Rp37,5 Triliun

Dato’ Sri Tahir, atau yang terlahir dengan nama Ang Tjoen Ming, merupakan seorang pengusaha di Indonesia. Selain sebagai pengusaha, ia juga seorang investor, filantropis, sekaligus pendiri dari Mayapada Group. Perusahaan ini merupakan holding company yang telah mempunyai beberapa unit usaha di Indonesia, meliputi perbankan, TV berbayar, media cetak, rumah sakit, properti, hingga rantai toko bebas pajak atau duty free shopping (DFS).

4. Chairul Tanjung

Jumlah Kekayaan: 4.6 Miliar USD = Rp61,6 Triliun

Berada di posisi empat, ada “si Anak Singkong”, Chairul Tanjung. Ia merupakan pengusaha sekaligus mantan Menko Perekonomian. CT, sapaan akrabnya, sempat menjadi Menko Perekonomian pada 19 Mei 2014 hingga 27 Oktober 2014 menggantikan Hatta Rajasa. Nama Chairul terkenal sebagai pengusaha sukses yang memimpin CT Corp.

Hingga saat ini, perusahaannya telah membawahi beberapa anak perusahaan, seperti Bank Mega, Trans Corp, dan CT Global Resources. Ia memulai bisnisnya sejak di bangku kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi .

3. Sri Prakash Lohia

Jumlah Kekayaan: 5.4 Miliar USD = Rp72,3 Triliun

Sri Prakash Lohia merupakan pendiri sekaligus ketua dari Indorama Corporation. Indorama Corporation merupakan perusahaan petrokimia dan tekstil di tanah air. Pria yang lahir dan besar di India ini menghabiskan banyak kehidupannya di Indonesia untuk berbisnis. Ia telah menetap di Indonesia sejak tahun 1974 untuk menjalankan kehidupan profesionalitasnya dengan berbisnis.

2. Michael Bambang Hartono

Jumlah Kekayaan: 8.9 Miliar USD = Rp119,2 Triliun

Michael Bambang Hartono merupakan salah satu pemilik perusahaan rokok Djarum. Michael merupakan kakak dari Robert Budi Hartono. Keduanya mewarisi Djarum setelah ayah mereka, Oei Gwan, meninggal pada tahun 1963. Pabrik rokok mereka sempat terbakar habis. Namun Michael dan Robert berhasil membangkitkan kejayaan Djarum kembali, bahkan sampai luar negeri. Hingga saat ini, Djarum mendominasi pasar rokok kretek di Amerika Serikat. Bahkan, melebihi Gudang Garam dan Sampoerna.

1. Robert Budi Hartono

Jumlah Kekayaan: 9 Miliar USD = Rp120,6 Triliun

Sosok yang satu ini ternyata masih betah bertengger di peringkat pertama dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Nama Robert Budi Hartono berhasil bertahan di daftar nama orang terkaya di Indonesia selama beberapa tahun. Pria yang memiliki nama asli Oei Hwie Tjhong ini adalah anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum, yaitu Oei Wie Gwan. Kekayaannya berasal dari bisnis utamanya, yakni rokok. Selain itu, ia juga memiliki sebagian besar saham Bank BCA.

Mulailah Meniti Kesuksesan Sejak Muda
Diperlukan kerja keras dan usaha yang maksimal untuk mencapai kesuksesan karena tidak ada kesuksesan yang didapat secara instan. Sama seperti para orang terkaya di Indonesia, mereka membutuhkan waktu yang tidak sebentar menata bisnisnya dari bawah hingga mencapai puncak kesuksesan. Oleh karena itu, mulailah meniti karier Anda sejak masih muda, selagi masih banyak waktu.

Sumber: http://www.msn.com/id-id/ekonomi/ekonomi/inilah-20-orang-terkaya-di-indonesia-siapa-inspirasimu/ar-AAopNc8/

Artikel Terkait

Ini Dia 20 Orang Terkaya di Indonesia, Kali Aja Mau Daftar Jadi Menantu
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email